Quote

Quote

Kemandirian Mahasiswa

Kemandirian adalah kemampuan melekukan suatu kegiatan atau tugas sehari-hari sendiri atau dengan sedikit bimbingan, sesuai dengan tahap berkembangan dan kemampuannya. Salah satu diantara kelemahan dari bangsa timur pada umumnya, termasuk Indonesia adalah sikap ketergantungan yang cukp besar kepada orang lain. Dengan besarnya  sikap ketergantungan ini tidak jarang telah menyebakan terhambatnya perkembangan kemandrian mereka.
Mahasiswa masih banyak yang menganggap dosen adalah satu-satnya sumber ilmu yang akan mereka peroleh, mahasiswa masih merasa sebagai siswa tingkat menengah kebawah. Inilah kekeliruan  mindset yang masih dimiliki oleh kebanyakan mahasiswa. Mahasiswa adalah kaum intelektual mandiri bukan lagi seorang pelajar seperti pada saat masih di bangku sekolah dahulu. Bukan hanya sekedar berangkat kuliah kemudian mendengarkan dosen yang berceramah kepadanya. Tapi, mahasiswa harus dituntut untuk selalu aktif mengembangkan potensinya.
Sistem pengajaran waktu sekolah memang berbeda dengan sitem perkuliahan yang ada di Perguruan Tinggi pada umumnya yang memakai sistem SKS (sistem kredit semester). Yang mana mahasiswa dituntut untuk menyelesaikan jumlah SKS tertentu untuk mencapai persyaratan kelulusan sebagai sarjana. Umumnya dosen hanyan menyediakan materi dalam suatu mata kuliah dan mahasiswa lah yang mengolah dan menggali materi tersebut sesuai dengan kemampuannya.
Dalam perkuliahan,  ilmu yang mereka peroleh hanyalah sekitar 25% saja. artinya, selebihnya potensi yang akan mereka peroleh dari luar dari pada dari perkuliahan tersebut. Sekitar 75% inilah kemandirian dan kedewasaan mahasiswa yang memnentukan produktifitas mereka nantinya oleh karena itu, mahasiswa sebagai intelektual yang dewasa harus mempunyai kesadaran masing-masing untuk mengembangkan potensi mereka teresebut.
Aspek kemandirian mahasiswa ditunjukkan dalam beberapa bentuk, yaitu tanggungjawab menyelesaikan tugas, mampu mempertanggungjawabkan hasil kerjanya, memilih prinsip mengenai apa yang benar dan apa yang salah dalam berfikir dan bertindak. kemudian otonomi yaitu ditunjukkan dengan mengerjakan tugas atas kehendak sendiri bukan dengan orang lain. Serta inisiatif, ditunjukkan dengan kemampuan berfikir dan bertindak secara kreatif.
-Ahmad Muasy Bakhri
Semarang, 22 januari 2014
0 Komentar untuk "Kemandirian Mahasiswa"

Back To Top